Istilah "laughter is the best medicine" boleh jadi memang benar. Tapi ternyata bukan hanya tertawa saja lho, yang baik untuk tubuh kita. Selain mempunyai berbagai pilihan genre, musik sebagai bahasa universal juga punya sejumlah efek positif buat kesehatan para pendengarnya. Penasaran apa aja?
1. Manjur buat otak
saat kita mendengarkan musik, gelombang otak bakal menyesuaikan diri dengan beat lagu yg lagi diputar. lagu bertempo cepat membuat kita lebih mudah konsentrasi dan berpikir cepat, sementara musik slow ampuh bikin pendengarnya lebih teliti dalam mengajarkan sesuatu. sebuah jurnal kedokteran di Inggris juga mengatakan, mendengarkan musik saat belajar bisa menambah kecerdasan otak remaja. beberapa manfaat lainnya antara lain meningkatkan kemampuan baca-tulis, daya ingat, serta membuat kita lebih jago matematika!2. "Sahabat" jantung dan syaraf
konon,musik itu sama mujarabnya dengan valium atau obat penenang. pada penderita penyakit jantung,hipertensi,dan stroke, efek 'tenang' ini penting banget buat menghindarkan penderitanya dari rasa cemas yg memacu detak jantung serta menaikkan tekanan darah. Para ilmuwan dari Univ. Maryland , A.S. menyebutkan bahwa mendengarkan musik favorit dapat melancarkan peredaran darah serta menstabilkan detak jantung dan peredaran darah. Musik ternyata mampu merangsang sel-sel dan jaringan disekitar jantung dan paru-paru untuk tetap rileks.3. Obat anti-stres
"musik secara nggak langsung bisa menjaga kesehatan mental dan psikologis kita, makanya kebanyakan orang nggak bisa hidup tanpa musik" ini menurut hasil penelitian Fakultas Kedokteran McGill University di Kanada. ternyata nih saat mendengarkan musik, tubuh kitamemproduksi hormon dopamine, yang fungsi utamanya adalah memberikan rasa senang.4. Efektif buat kanker
menurut America Cancer Society, memutar musik adalah salah satu teknik pendukung yang terbukti dapat meningkatkan kualitas hidup pasien kanker. Salah satu pengobatan kanker adalah dengan kemoterapi. ACA mengatakan musik sangat membantu mengurasi rasa mual dan ingin muntah yg umum dirasakan oleh pasien kemoterapi. kok bisa? soalnya musik merangsang tubuh kita untuk memproduksi endorphin,hormon yg bekerja layaknya morfin,atau penghilang rasa sakit. Hormon ini cuma diproduksi tubuh ketika kita sedang merasa kesakitan.sumber: majalah gadis (10harian, 6-15 maret 2012) edisi 7
Tidak ada komentar:
Posting Komentar